Wednesday, 13 October 2010

Tasyukuran Pindah Tempat Tinggal “Bakar Ikan”

Tasyukuran Pindah Tempat Tinggal

“Bakar Ikan”

Hallo…hallo….jumpa lagi di blogku……

Sorry…terlalu menyibukkan diri 4 bulan belakangan ini…so baru sekarang ngisi Blog ini. Padahal selama 4 bulan yang kita lalui banyak-banyak cerita dan moment-moment penting….tentunya teman-teman sekalian juga sama…Ada hari kemerdekaan (17 Agustus), Bulan Puasa (Ramadlon) dan Idul Fitri 1413 H (- umat islam). Dan Baru baru ini hari Kesaktian pancasila.

Sedangkan mement-mement yang kita lalui di Keluarga Kecil kita. Adalah….Kita mulai Merintis Usaha kecil (Buka rental Komputer dan Cetak dan Foto Digital) Bulan Juni. Selain itu juga seperti tahun –tahun sebelumnya kita sekeluarga Pulang kampong / Mudik lebaran (asal istriku- Kediri) Bulan September . Selain itu kita juga mulai belajar mandiri dengan tidak lagi tinggal bersama Orang Tua Bulan Oktober. Tidak Lupa Pula perkembangan Buah hati kita (Fahri) selalu dalam pengawasan kita. Ngomong-Ngomong fahri udah kita masukkan Di Sekolah PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Bulan September. Ya walaupun masuknya 3 kali dalam seminggu…..inshaalllah biar tambah pintar dan tambah banyak teman serta tambah pengenalan terhadap lingkungan…amin….

Oh ya ..kali ini kita mau berbagi cerita mengenai tasyukuran pindah tempat tinggal kita bersama teman-teman. Acara kita lakukan merupakan ucapan rasa syukur terhadap Allah SWT, yang selama ini melindungi kita, dan Rizki yang telah di berikan kepada keluarga kita.

Tempat tinggal kita yang baru kita tempati ini memang lumayan Jauh dari pusat Kota jepara. Kalau Kita tempuh dengan kendaraan Roda 2 kira-kira memerlukan waktu 15 menit.kalau dihitung dengan jarak kira-kira 6 km dari Pusat Kota. Boleh dibilang daerah Pedesaan..bila kita bandingkan dengan Rumah orang tua kita. Duh segarnya udara pedesaan..apalagi sekitar 500 meter dekat tempat tinggal kita ada sungai yang lumayan lebar Wah..asrinya…..kalau teman-teman liat pasti ingin lama2 lama berada di tepi sungai…soalnya disamping pemandangan yang asri air sungai ini cukup jernih sehingga masih banyak masyarakat sekitar di gunakan untuk mandi dan cuci baju….serta anak-anak kecil yang sering renang… Teman2 kita aja yang main lumayan betah…..

Bukan tanpa alasan kita sekeluarga Pindah tempat tinggal ini. Dua diantaranya : Kita ingin Mandiri sebagai keluarga, di samping itu tempat tinggal yang baru dekat dengan usaha yang kita jalankan.

Balik ke alur cerita yang mau kita bagikan kepada teman-teman semua….Syukuran ini berupa bakar2 ikan….hm…..kalau teman-teman bayangkan (yang suka makan ikan tentunya)…..lezat lho…..ikan laut lagi..

Bagi teman-teman yang rumahnya dekat dengan Laut…bila mengadakan acara makan-makan kita sarankan dari pada beli di restoran, atau rumah makan….lebih enak rame2 bakar ikan aja…selain terjangkau juga nambah keakraban dengan teman2 (….saran ini kita berikan karena saya memang dari dulu senang dengan kegiatan alam…he…he…he…Pramuka- pecinta alam).Emang sih agak dikit repot…tapi Puas Lho…dapat membakar ikan sepuasnya…tentunya dengan cita rasa masing-masing ( mau manis, asin, gurih…setengah matang, matang sampai agak terbakar (gosong).

Mudah sekali kok kalau teman – teman berminat baker ikan…. Ini ada sedikit Tips /Cara dari Kita……jadi konsultan Nich :

  1. Data siapa saja yang akan di undang (berapa Orang)
  2. Menu apa yang akan kita rencanakan (bakar, goreng atau tambah Di masak Pindang (dimasak dengan air yang di beri rempah-rempah)
  3. Makanan pembuka dan (makanan ringan seperti kacang, kripik Dll) dan pencuci mulut (buah-buahan) tidak lupa Minuman (es sirup, es degan dan lain-lain sesuai selera teman- teman).
  4. Kalkulasikan dengan uang yang kita anggarkan
  5. Delegasikan teman yang mengerti akan ikan laut yang cocok di bakar tentunya jangan lupa dititipi uang juga untuk beli…he..he...
  6. Tentukan waktu yang tepat (hari libur tentunya….untuk tepatnya pagi atau malan ini terserah teman2.
  7. Siapkan alat2 yang kita butuhkan untuk bakar ikan (arang –bisa kayu,batok kelapa-,bata merah, besi pembakar ikan, kipas angin, pisau, dikit minyak tanah)
  8. Bumbu ikan bakar ( bawang merah, bawang putih, mrica, cabai kriting, kecap manis, daun jeruk, blue band).
  9. Siapkan tempat untuk makan dan minum (piring, sendok, garpu, gelas, dll)

Nah…siap dech acara bakar-bakar ikannya…..selamat mencoba..

Ini gambar yang dapat kita abadikan buat kenang-kenangan…

Alhamdullah…acara berjalan lancer dan sesuai dengan harapan……..

Jepara, 13 Okt 2010


Thursday, 20 May 2010

Tour De Batu, Malang Jawa Timur


Tour De Batu, Malang Jawa Timur

Wisata Sponsor….itu yang terlintas di benakku (entah para pembaca menyebutkannya). Betapa tidak,….tempat dimana Istriku bekerja mengadakan wisata dengan semua akomodasi ditanggung oleh pihak sponsor (dari salah satu perusahaan farmasi SANBE). Transportasi, Penginapan, Makan, Tiket Masuk dan uang saku ….

He..he…lumayan selain dapat jalan-jalan gratis sekalian sedikit mengenang tempat dimana aku study dulu… Malang I am comming….

.

Sabtu malam Minggu tanggal 15 mei 2010 setelah semua anggota rombongan telah berkumpul, Bus berangkat. Start dari tempat Istriku bekerja (Rumah Sakit Islam-RSI). Waktu menunjukkan Pukul 19.10 Wib. Robongan terdiri dari 3 Bus dimana setiap anggota inti keluarga (suami/istri dan anak-bila sudah punya- dijak ikut serta). Sebenarnya rombongan kita ini gelombang ke Dua. Dimana Rombongan Pertama terdiri dari 4 Bus yang berangkat minggu sebelumnya, tepatnya tanggal 8 Mei 2010.

Senang….itulah ekspresi (memurut kami, dan setiap kali kita ajak jalan-jalan pasti menunjukkan ekpresi seperti ini) yang ditunjukkan oleh Buah Hatiku –fahri-. Sama juga dengan perasaanku bila waktu kecil aku diajak jalan-jalan oleh orang tuaku….

Perjalanan kali ini rute yang kita lewati adalah adalah Jalur Pantura : Jepara- Kudus – Pati – Rembang – Tuban - Lamongan - Surabaya – Porong (Sidoarjo), Porwoasri (Pasuruan )- dan Malang. Singkat kata Pukul 03. 30 Wib kita sampai di Kota Batu Malang. Alhamdulillah Fahri dalam perjalanan kooperatif sekali….main ma teman-teman sebayanya (anak-anak teman istriku), minum susu dan…tidur. Sedangkan aku sepanjang perjalanan paling basa-basi sedikit dengan para suami dan teman laki-laki istri.

Dalam perjalannan ini pula terdapat pemandu dari pihak trevel. Jadi suasana dalam Bus cukup hangat. Jadwal acara juga dibagikan oleh pemandu.jadi kita dapat tahu kemana dan jam berapa kita makan, berangkat, pulangnya (jadi ingat kalau ikut kegiatan Pramuka- ada jadwal acaranya…). Karena ada beberapa tempat wisata yang kita kunjungi dalam 1 hari- 1 malam ini.

Sampai Kota Batu Bus langsung menuju tempat penginapan, tepatnya di lokasi wisata Songgoriti.

Diamana Songgoriti ini memang terdapat banyak penginapannya. Sebelumnya panitia dan Pemandu telah membagi tempat istirahat kita di kamar berapa nantinya. Jadi setelah sampai kita langsung menuju respsionis Hotel untuk minta kunci kamar. Setelah istirahat cukup…tidur sebentar, sholat Subuh, mandi dan Makan pagi Pukul 07.00 wib kita meningalkan Penginapan. Di Depan penginapan sudah menunggu Para pedagang siap menawarkan oleh-oleh khas malang. Ada Apel, Kripik Apel, Nangka dan lain-lain.

Tempat Pertama yang kami kunjungi adalah Selecta (wisata sekolah waktu SMP tepatnya tahun 1994 tepatnya kelulusan SMP). Pukul 07.30 wib kita sampai lokasi wisata Selacta.

Dengan udara yang masih segar dengan cuaca yang cerah dan hawa dingin khas daerah pegunungannya…pemandangan lokasi Selecta ini sangat-sangat indah… Di Selecta ini terdapat kolam renang anak dan dewasa dengan air pegunungan yang sangat segaarrr…taman bermain anak anak, kolam ikan hias, taman wisata serta pasar buah dan hewan. Selama 1 jam kita berada di Selecta. Waktu yang sebenarnya tidak cukup untuk para wisatawan yang baru pertama kali datang ke Lokasi wisata Selecta. Diberi waktu 1 jam ini di karenakan kita akan menuju wisata utama kita yaitu : Jawa Timur Park 1.

Pukul 08.45 wib Rombongan kita sampai di lokasi ke dua (Utama) Jawa Timur Park 1. Disebut Jawa Timur Park 1 karena ada wisata Jawa Timur Park 2 yaitu di Lamongan (Tanjung Kodok). Setelah Panitia membagikan peta wisata kita kemudian antri untuk masuk. Karena waktu masih pagi jadi kita tidak antri terlalu panjang. Tiket masuk yang kita kenakan adalah tiket terusan atau tiket masuk lokasi dan dapat di gunakan untuk menikmati beberapa wahana yang ada di lokasi. Tiket ini kita kenakan di pergelangan tangan dengan warna merah. Selain itu kita juga diberikan voucer makan siang. Diaman Voucer ini tentunya tidak dapat diuangkan….

Adapun wahana / Peta Wisata yang terdapat di wisata Jawa Timur park 1 adalah :

  1. Galery Etnik Nusantara ( berbagai pakaian adapat dan rumah adat yang terdapat di Nusantara)

  2. Anjungan Jatim dan Irian Jaya ( potensi yang terdapat di Jawa Timur dan Irian Jaya)

  3. Science center Kimia dan Biologi (center tempat pengetahuan kimia dan biologi)

  4. Outdoor science center Fisika (tenter tempat terbuka kimia)

  5. Galeri belajar dan science stadium (ruangan pengetahuan umum termasuk

    didalamnya informasi mengenai kampus Universitas Muhammadiyah Malang- almamater saya).

  6. Taman Agro (taman terbuka berbagai macam tanaman)

  7. Perahu dayung (dermaga kecil untuk start yanga mau naik perau dayung- maximal bobot 60 kg)

  8. Taman sejarah (tempat miniature bangunan-bangunan sejarah seperti candi-candi)

  9. Adegan prasejarah (miniature bangunan dan patung-patung yang melambangkan adegan pra sejarah)

  10. Diaroma momentum sejarah bangsa, pengawetan basah, Insectarium, fosil Binatang Purba (ruangan yang mencerirakan sejarah bangsa ini, coleksi inceta kering, fosil binatang purba)

  11. Baby zoo (ruang kebun binatang dengan tempat yang terbatas : ada orang utan, Kambing, Kelinci, Anjing, Kucing dan lain-lain)

TAMAN BERMAIN ANAK KESAYANGAN

  1. Rumah Musik (terdapat beberapa alat musik untuk anak )

  2. Sky chopter, marry Go round, Mini Jet, Ulat coaster (Holicpter mini yang naik turun, jet mini yang berputar,)

  3. Mobil Convoi

  4. Mobil Mini

  5. Play ground Bom-bom car


ADVENTURE ZONE

  1. Game Room, Walking Animal, Remote Car, Wall Climbing, Samba balon, battray Car, Trompolin


ZONA PERMAINAN

  1. Taman sesat

  2. Arena bermain pasir & Bumper boat

  3. Gokart & Motor Cilik

  4. Rumah Hantu

  5. Colombus

  6. Mini Train

  7. Berper Car

  8. Flying Tornado

  9. Spining Coaster

  10. Drop Zone

  11. Rumah 3 Dimensi

  12. Jet Caster

  13. Water Boom

  14. Kolam renang Anak

  15. Fliying Fox

  16. Amphytheater Volcano

  17. Star Chase


ARENA FAUNA

  1. Taman ikan

  2. Rumah pipa dan taman reptile

  3. Taman Burung


WISATA BELANJA

  1. Pasar wisata

  2. Gallery Bunga

  3. Pasar (Hewan, Buah, dan Sayur)


Duh…banyak sekali wahana di sini jadi kita tidak dapat mencoba semuanya….tapi yang pasti kita berenang di Kolam renang anak…Wah seru sekali…., Fahri sampai kedinginan karena terlalu lama main di kolam renang bersama saya……Dingin…segerrrr.

Pukul 12.30 wib kita selaesai mandi. Setelah mandi kita cari makan siang. Karena kita dapat voucer makan maka kita gunakan Voucer ini. Voucer ini dapat kita gunakan di Arena makanan yang bernama Ken dedes dan Kenarok. Kebetulan kita milih di Ken Arok..dengan menu… Urap-Urap Ayam Bakar…

Ke tempat inilah kita janjian bertemu dengan teman kita. Kebetulan dia juga pemilih salah satu counter di pasar belanja Jatim Park ini. Dia dulu teman 1 kamar saya waktu kos di Kota Malang ini saat menempuh S1 saya. Saat itu pula dulu aku pernah ikut merasakan menunggu Counternya…Dengan gaji cukup pulang pergi dari Kos dan makan siang (ya kerja part time). Kos saya berada di daerah sekitar kampus (Landung Sari) Sekarang dia sudah jadi orang Malang karena menikah dan menetap di Kota Dingin ini.

Setelah istirahat dan ngobrol sana–sini. Kemudian kita lanjutkan bebarapa wahana yang pengin kita coba. Salah satunya Jet Coster…permainan yang khusus umur diatas 8 tahun. jadi Fahri tidak bisa ikut…..ganti orang tuanya main Nich…..

Setelah waktu menujukkan Pukul 13.00 wib kita bergegas menuju pintu keluar…Soalnya jadwal acara kita sampai pukul 14.00 Wib. Sebelum Pintu keluar kita sempatkan mampir di counter pasar wisata milik teman kita. Sambil mancari-cari oleh-oleh buat orang rumah.tidak lupa kita juga mencari apel malang… Mana Lagi dan Apel Ana. Sedikit gambaran rasa Apel Mana Lagi rasanya manis sedangkan apel Ana rasanya manis asam jadi seger kalau dimakan. Warna Mana Lagi kuning kehijauan dan Apel Ana Merah campur hijau atau kuning.

Setelah kita selesai dan mendapatkan semua oleh-oleh akhirnya kita berpamitan ke teman saya…Dan kita kemudian menuju ke tempat parkir Bus rombongan. Bus berangkat dari Lokasi wisata jatim Park Pukul 14.30 wib. Tujuan selanjutnya adalah wisata belanja Tanggulangin Sidoarjo. Yaitu tempat produksi kerajinan kulit hewan yang di jadikan sandal, sepatu, tas, ikat pinggang dan dompet. Sampai tujuan kita diberi waktu sampai Pukul 18.00 wib sedangkan kita sampai pukul 16.30 wib. Kita langsung saja menuju daerah pertokoan yang semua displaynya memang kerajinan dari kulit. Tapi ada juga toko-toko ini menyediakan oleh-oleh berupa makanan.

Pukul 18.00 wib tepat rombongan berangakat dari Tanggulangin. Perjalanan kurang lebih 2 jam kita berhenti di rumah makan. Rumah Makan ini terlatak di daerah Kabupaten Lamongan.

Bersama ronbongan kita turun untuk makan malam. Fahri tidur nyenyak makaya dia tidak ikut makan malam tapi tetap kita ajak...tentunya dalam dekapan Uminya…Kita tidak bangunkan karena tadi pas di Tanggulangin kita belikan bakso… sekalian dia kelihatan cape banget (menurut kita)…dari pagi sampai sore berlari-larian dan renang….habis Makan malam kita melaksanakan Ibadah Sholat. Pukul 21.00 wib kita akhirnya melanjutkan perjalanan Pulang…Dalam bus pemandu wisata mengucapkan salam perpisahan….Soalnya bila nanti pas waktu sampai Jepara tentunya kita pada cape dan melakukan persiapan pulang soalnya dalam perjalalan kita pasti tertidur. Dia mengucapkan banyak-banyak terima kasih dan berharap bila tahun-tahun yang akan datang bisa menggunakan jasa mereka lagi. Serta tidak lupa mereka minta saran dan kritiknya bila selama perjalanan ada yang kurang berkenan. Bertepatan pula dengan itu dari pihak Rumah Sakit yang di wakili oleh Direktur (kebetulan rombongan bus kita bersama keluarga Direktur) juga menyampaikan saran dan masukannya tidak lupa mengucapkan terima kasih mewakili rombongan, baik Rombongan Pertama dan Ke Dua ini.

Sampai Jepara (tepatnya di halaman Rumah Sakit) waktu menunjukkan pukul 02.30 wib. Kita semua akrirnya berkemas-kemas dengan membawa buah tangan (walaupun cuma dikit). Akhirnya kita Pulang kerumah dengan selamat dan lumayan cape badan ini, kecuali Fahri tentunya (anak kecil tidak tau cape kan?..)……tapi tetap tertutupi dengan perasaan senang dan gembira….Tapi besuk siap-siap untuk kerja lagi….tetap berjuang…



Jepara 20 Mei 2010.


AIR TERJUN SONGGO LANGIT

AIR TERJUN SONGGO LANGIT

Jepara selain terkenal akan kota pesisir (yang identik dengan wisata Pantai dan Baharinya) terdapat pula dengan daerah wisata pengunungan. Seperti yang telah saya tuliskan di edisi bulan…..tentang desa Tempur yang indah…dalam edisi cerita kali ini say

a akan menceritakan salah satu keindahan alam Jepara dengan wisata air terjunnya.Air terjun ini terkenal dengan nama air terjun Songgo Langit.

Air terjun Songgo Langit ini terletak di desa Bucu Kecamatan Kembang. Jarak tempuk dari kota Jepara kurang lebih 30 km. di sebelah utara kota Jepara. Untuk mancapai wisata air terjun ini cukup mudah. Bila kita menggunakan kendaraan sendiri (roda 2 maupun roda 4) dari pusat kota Jepara kita ikuti aja jalan kearah Utara yang menuju jalur arah Kabupaten Pati yaitu melewati Rute: Kecamatan Mlonggo - Kecamatan Bangrsi dan Kecamatan Kembang. Jarak rutenya Jepara ke Kecamatan Kembang kurang lebih 20 km. dari Kecamatan Kembang kurang lebih 2 km kita sampai pertigaan jalan yang menuju Desa Cepogo. Pertigaan ini mudah mengetahuinya. Soalnya selain memang ramai juga di tepi jalan ada papan petunjuk wisata air terjun Songgo Langit. Dalam papan petunjuk ini wisata air terjun Songgo Langit berjarak 11 km. dari pertigaan ini kita menggambil arah ke kanan atau timur.

Sepanjang kurang lebih 2 km perjalanan akan kita lalui adalah daerah hutan Jati. Di sela–sela tanaman pohon Jati milik Perhutani ini terdapat tanaman-tanaman Palawija milik masyarakat setempat. Dimana tanaman Palawija ini dikelola oleh masyarakat dalam Wadah Pengelolaan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM).Saya sedikit tau karena pernah sekitar tahun 2004 saya melakukan penelitian guna menyelesaikan tugas Akhir /Skripsi di desa Cepogo ini.

Setelah masuki Desa Cepogo dan melewatinya kita memasuki Desa Semanding setalah melewati Desa Semanding kita memasuki Desa Bucu. Perjalanan yang kita tempuh sepanjang perjalanan ini kita akan melihat suasana pedesaan yang damai permai dan indah. Di desa Bucu inilah Air terjun Songgo langgit terdapat.

Jika kita melalui perjalanan naik angkota itu juga mudah. Dari terminal Jepara kita naik bus jurusan Pati. Atau bus jurusan Bangsri. Dari Terminal Bangsri ini kurang lebih 4 km kita nanti berhenti di Partigaan menuju Desa Cepoga (pertigaan menuju desa Cepogo ini jaraknya 2 km). Dari Pertigaan ini kita nanti naik Ojek. Jangan kuatir di pertigaan ini banyak ojeknya, soalnya memang pangkalan ojek. Ongkos naik ojek menju obyek wisata Air terjun Songgo Langit kurang lebih Rp 20.000,-. Jadi Pulang Pergi Rp 40.000,00,-

Memasuki wilayah lokasi wisata Air terjun ini kita di kenakan retribusi tiket masuk :

Dewasa RP. 2000,-

Anak-anak Rp. 1000,-

Parkir Roda 2 Rp 1000

Parkir Roda 4 Rp 2500,-

Parkir Bus Rp 5000,-

Memang di lokasi wisata ini sudah dikelola oleh pemerintah Jepara. Jadi disamping ada tempat untuk parkir juga ada tempat untuk buang air (toilet).

Keindahan air air terjun ini sanggat-sangat memukau : Nuansa keindahan alamnya yang asri, udara yang sejuk-jauh dari polusi, serta kenyamanan yang sangat terasa. Menurut saya cocok untuk wisata keluarga.

Air terjun Songgo Langit ini mempunyai ketinggian 80 m dengan lebar 2 meter. Jadi cukup banyak debit curah air yang turun bila musim penghujan. Bila musim kemarau debit air juga ikut berkurang..Di tempat ini kita dapat mandi..tetapi tetap hati-hati jangan terlalu dekat dengan air terjun. Soalnya di bawah air terjun ini kedalamannya hampir mencapai 3 meterr. Di lokasi wisata ini juga jangan kuatir bila kita kita tidak membawa makanan soalnya di lokasi wisata ini juga ada penjual makanannya….teh, copi hangat siap dihidangkan…..makanan kecil buat anak-anak pun tersedia…harga tidak mahal….

Sedikit gambar ini saya uploadkan gambar foto Fahri (anak pertama kami…..action).

Nah…sampai ketemu lagi di lain cerita keluarga kita …..


Jepara 18 Mei 2010

Friday, 30 April 2010

Wednesday, 17 March 2010

Wisata Pegunungan Desa Tempur, Jepara

Desa Tempur Kecamatan Kembang Jepara


Setelah selesai stuffing container selesai di perusahaan tempat saya bekerja (Perusahaan Furniture) pada hari Jumat 12 meret 2010. Pihak Managemant mendapat kabar gembira bahwa Pameran (Exabition) 2010 di Singapura cukup berhasil. Maka pihak Managemant pada hari Sabtu mengadakan rencana traveling bersama (khusus Staff) ke Desa Tempur, Kecamatan Kembang Jepara. Managemant memilih Desa Tempur karena di desa ini terkenal dengan keindahan alam pegunungannya. Biasanya kita seringnya melihat panorama pantai. Jadi biar kita dapat melihat petensi lain yang ada di Jepara ini. Memang Kabupaten Jepara ini terdapat wilayah daerah Pegunungan, yaitu Pegunungan Muria. Dimana pegunungan Muria ini wilayahnya terbagi menjadi 3 wilayah yaitu : Kabupaten Kudus,Kabupaten Pati dan Kabupaten Jepara sendiri.

Pukul 08.00 Wib seperti rencana kita kumpul di Perusahaan. Start dimulai dari Perusahaan dengan sebagian Crew staff. Sedangkan sebagian yang lain menunggu di perjalanan (rumahnya searah dengan Lokasi desa Tempur). Pukul 08.15 wib kita berangkat ini Foto Crew…..

P.Ponco (head Scurity), P.Erwin (manager), Saya & Fahri), P.Dian (Manager Produksi-belakang Saya), P. Slamet (Supervisor Sanding), P.Reno (Purchasing), Ferry (Asst.supv sanding), P.Firman (Travelling man), mansur (supv. Antique) P.Kunarto (Scurity)

Terlihat di sini Buah hati Saya (fahri) ikut. Memang dalam perjalanan traveling ke Desa tempur ini Anak Istri saya ajak…tapi sebelumnya saya bilang dulu dengan Manager…….Boleh apa tidak….ternyata boleh, malahan yang masih jejaka-jejakan, gadis boleh membawa serta pasangannya masing-masing….Kita berangkat dengan kendaraan Roda dua. Soalnya dengan pertimbangan agar kita dapat dengan bebas menikmati keindahan alam yang akan kita lawati.

Perjalanan dari Jepara (kecamatan Jepara-lokasi Perusahaan) kearahUtara yang menuju jalur arah Kabupaten Pati yaitu melewati Rute: Kecamatan Mlonggo - Kecamatan Bangrsi dan Kecamatan Kembang. Jarak rutenya Jepara ke Kecamatan Kembang kurang lebih 25 km. Sedangkan Kecamatan Kembang ke desa Tempur jarak tempuhnya kurang lebih 20 km. Dalam perjalanan ini teman-teman yang menunggu di sepanjang rute langsung bergabung begitu kita melewatinya soalnya kita sebelumnya sudah tau dimana mereka pada menunggu.

Memasuki Kecamatan Kembang dan sebelum kita menuju Desa Tempur kita berhenti. Dimana kita berhenti di Desa Sambung Oyot (wilayah administrasif Kecamatan Keling), untuk menunggu teman-teman yang lain (kebetulan saya berada di rombongan terdepan). Soalnya teman-teman ada yang belum mengetahui rute menuju desa Tempur ini termasuk juga saya.

Dari Sambung Oyot ini kita berbelok ke arah kanan rute Jepara – Pati. Dari sambung Oyot ini kita melewati desa Klepu, Desa Damar Wulan dan akhirnya desa Tempur.Pemandangan memasuki wilayah desa Tempur mulai terlihat keindahannya. Wah ….baru kali ini saya melihat kalau sebagian daerah Jepara ini ada pemandangan alam pegunungan yang benar-benar alami. Sepanjang perjalanan memasuki desa tempur begitu indahnya….ini sebagian gambarnya :

Dalam perjalanan ini teman saya ada yang roda kendaraanya bocor. Kebetulan aja pas bocornya dekat dengan tempat tambal ban. Jadi tidak susah-susah jalan terlalu jauh. Oh ya jangan dipikir bila perjalanan ke Desa tempur ini sulit. Soalnya jalurnya sudah diaspal dan bagus. Sampai rumah terakhir akhirnya kita berhenti untuk istirahat. Soalnya kendaraan kita sudah tidak bisa naik lagi. Selain jalan menanjak juga jalan beraspal sudah berhenti di sini.


Nah kita kemudian membuka bekal yang telah di persiapkan dari Peresusahaan. Sebetulnya di puncak Desa ini ada Situs peninggalan sejarah, yaitu Candi Angin-angin. Tapi jalan yang menuju ke lokasi masih memerlukan waktu sekitar 2 jam perjalanan kaki kira-kira 5 km dari rumah terakhir ini. Soalnya memang itu jalur satu-satunya. Sebetulnya Saya pribadi ingin sekali ke sana….tapi memang tujuan kita tidak kesana dan juga saya membawa anak dan istri…

Setelah cukup istirahat kita kemudian turun untuk menuju sungai yang menurut kita masih sangat alami dan airnya jernih sekali,sehingga mengundang kita untuk mandi….ahkhirnya mandi juga....

Selesai Mandi air pegunungan kita pulang...dalam perjalanan pulang ini kita beristirahat untuk makan siang..tepatnya di Desa Krasak masuk wilayah Kecamatan Bangsri...ini gambarnya....

nah abis makan siang akhirnya kita pulang ke rumah masing-masing....see you Monday....ya. Kerja.......


catatan : Saya sarankan pada teman-teman yang mambaca cerita ini bila ke Jepara sempatkanlah menikmati Keindahan alam kaki pagunungan Muria dari Desa Tempur ini….tidak akan rugi….disamping menikmati keindahan suasana pantainya…



Jepara 16 Maret 2010


Monday, 15 March 2010

Wusata Candi Gedung Songo Semarang

Wisata Candi Gedung Songo

Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang – Jawa Tengah

Sabtu 6 april 2010 kebetulan saya libur kerja…Padahal biasanya hari sabtu tetap masuk kerja (walaupun di tempat kerja saya menerapkan sistem 5 hari kerja / 40 jam per minggu). Pukul 16.00 Wib tepatnya… (setelah istri Pulang kerja- kebetulan Istri Kerjanya masuk shiff pagi) Kita bertiga (istri, saya dan fahri) berangkat ke Kota Semarang . Kurang lebih 80 km jaraknya dari kota Jepara. Tujuan kita ke Lokasi Wisata Candi Gedung Songo – Bandungan, Semarang. Adapun Lokasinya berjarak kurang lebih 45 km dari Kota semarang.

Candi Gedong Songo adalah nama sebuah komplek bangunan candi peninggalan budaya Hindu yang terletak di Desa Candi, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, Indonesia tepatnya di lereng Gunung Ungaran. Di kompleks candi ini terdapat sembilan buah candi.

Candi ini diketemukan oleh Raffles pada tahun 1804 dan merupakan peninggalan budaya Hindu dari zaman Wangsa Syailendra abad ke-9 (tahun 927 masehi).

Candi ini memiliki persamaan dengan kompleks Candi Dieng di Wonosobo. Candi ini terletak pada ketinggian sekitar 1.200 m di atas permukaan laut sehingga suhu udara disini cukup dingin (berkisar antara 19-27°C)

Lokasi 9 candi yang tersebar di lereng Gunung Ungaran ini memiliki pemandangan alam yang indah. Di sekitar lokasi juga terdapat hutan pinus yang tertata rapi serta mata air yang mengandung belerang.

Untuk menempuhnya, diperlukan perjalanan sekitar 40 menit dari Kota Ambarawa dengan jalanan yang naik, dan kemiringannya sangat tajam (rata-rata mencapai 40 derajat). Lokasi candi juga dapat ditempuh dalam waktu 10 menit dari obyek wisata Bandungan. Berikut daftar jarak tempuh menuju candi ini.

  • Gedong Songo – Ungaran : 25 km

  • Gedong Songo - Ambarawa : 15 km

  • Gedong Songo-Semarang : 45km

Dalam perjalanan menuju wisata ini kita transit ke kota Semarang, yaitu untuk malam mingguan di Simpang Lima (jantung kota). Selain sekalian untuk istirahat dan makan juga jalan-jalan. Sampai Simpang Lima jam tangan saya menunjukkan pukul 17.10 Wib. Kurang lebih 3 jam mondar-mandir di Pusat Perbelanjaan (walaupun kita tidak berbelanja) perjalanan kita lanjutkan kembali. Sampai di Bandungan (nama daerah pusat kotanya sebelum lokasi candi) kita mencari penginapan. Di Bandungan termasuk daerah Pegunungan, karena memang Bandungan berada di kaki gunung Ungaran. Setelah tanya sana – sini (banyak sekali Penginapan di sini- jadi tidak usah kawatir bila teman-teman pembaca mauwisata ke Candi Gedung Sango) akhirnya kita menemukan tempat penginapan yang sesuai dengan keinginan kita (tempat, suasana, harga terjangkau).Oh ya banyak sekali pilihan harga yang di tawarkan di sini untuk menginap 1 malamnya. Mulai harga Rp 25.000 untuk 1 kamar yang tidak ada vasilitas TV dan air panas untuk mandi. Sedangkan Harga Mulai dari 35.000 untuk 1 kamar yang ada vasilitas TV, Spring bed dan air panas untuk mandi.

Karena sudah cape di perjalanan kita akhirnya tidur dengan pulasnya……

Pagi hari pukul 05.10 Wib kita udah bangun…tidak lupa saya dan istri menunaikan ibadah…Fahri bangun sekitar pukul 05.35.wib. Pagi-pagi penjaja makanan sudah mondar-mandir di depan penginapan. Terdengar suaranya untuk menawarkan makanan.Jadi jangan kawatir bila perut kita sudah lapar pagi-pagi. Tidak susah-susah keluar penginapan untuk cari makan pagi atau sekedar makanan kecil.tinggal panggil saya penjaja makanan yang lewat. Setelah mandi dan makan pagi kita persiapan untuk menuju lokasi wisata Candi Gedung Songo. Dari Bandungan tempat kita menginap berjarak kurang lebih 6 km, dengan medan lumayan menanjak. Jadi bila kita kesana teman-teman memang harus benar-benar memperhatikan kondisi kendaraan bila menggunakan kendaraan pribadi.

Pukul 07.30 wib kita sudah meluncur dari peginapan, tentunya sebelum berangkat kunci kamar kita titipkan ke resepsionis. Kurang lebih 15 menit kita akhirnya sampai di depan Lokasi wisata Candi Gedung Songo. Tetapi tidak lupa sebelum sampai di lokasi di perjalanan kita sempatkan mengabadikan gambar keindahan alam yang ada.

Kendaraan kita parkir di tempat parkir yang sudah ada. Dengan berbekal kertas bukti parkir kita sudah merasa aman dengan mempercayakan kendaraan kita. Masuk wisatacandi kita dikenakan Tiket Harga Masuk sebesar Rp 7.000,00 per orang.Sedangkan untuk Turis Asing harga Tiket masuknya RP 25.000,00 per orang. Sedang anak di bawah 5 tahun tidak dipungut biaya.

Sebelum kita memulai perjalanan naik untuk meliat-lihat candi-candi peninggalan sejarah ini seperti biasa kiat abadikan gambar di pintu gerbang masuk candi.

Setelah kita masuk beberapa meter kita akan melihat seperti papan rute wisata mulai dari candi satu sampai Lima (Walaupun sebenarnya jumlah candi ada 9 tapi yang masih berdiri Cuma 5 candi). Serta keterangan pemugaran-pemugarannya. Selain itu ada juga papan informasi bila kita akan menggunakan jasa perjalanan dengan naik kuda.Soalnya medan yang ada hanya bisa di lewati dengan jalan kaki atau naik kuda. Memang jarak antara candi satu dengan yang lainnya lumayan jauh. Tapi jangan merasa kecewa dulu….karena di sepanjang perjalanan ini kita dapat mengagumi keindahan alam ciptaanNya yang indah dan elok…jadi walaupun kita berjalan kaki kita tidak akan terasa cepat cape.

Harga naik kuda bermacam-macam : Bila kita rute cuma sampai Candi Satu Pulang Pergi Rp 20.000,00 per orang, Rute sampai Candi Dua Pulang Pergi Rp 30.000,00, sedang Rute sampai Candi Tiga Rp 40.000,00 dan Bila Kita ingin melihat semua candi (sampai 5 candi Pulang pergi) harga Rp.50.000,00.

Buah hati kita Fahri karena dari kecil sudah kita didik untuk mengenal hewan-hewan dia sudah hafal dengan kuda. Dengan pertimbangan untuk tambah mengenalkan Fahri dengan hewan kuda maka kita sepakat untuk naik kuda untuk mempuh rute perjalanan meliat candi- candi. Wah..wah… ternyata pertama naik kuda lumayan kaku badan ini.Kita di kasih sedikit kiat-kiat cara naik kuda oleh pawang kuda yang menyertai kita agar kita dapat rilex naik kuda. Sehingga dapat dengan leluasa meninkmati pemandangan dari atas punggung kuda. Jadi teman-teman jangan takut…aman kok.

Fahri ….(buah hati kita) saya ajak menunggang kuda dengan saya, sedangkan istri sendirian. Dalam perjalanan ini fahri sangat suka sekali… tepok…tepok…tepok…:kata Fahri (bahasa ini yang biasanya kita berikan bila ada delman lewat depan rumah---dan hampir tiap pagi delman selalu lewat depan rumah).Dalam perjalanan ini kita sempatkan berbincang-bincang dengan pawang kuda yang menyertai kita. Ternyata kuda-kuda ini tidak mesti dipunyai oleh orang-orang ini. Tetapi ada semacam organisasi yang membawahinya. Jadi para pawang ini system gajinya diperoleh dari potongan beberapa persen setiap dapat tumpangan. Kurang lebih satu jam perjalanan akhirnya kita sampai di salah satu candi.Nah karena kita mau turun, seperti biasa kita sempatkan untuk ambil gambar. Saya minta tolong dengan bapak pawang kuda (yang mendampingi kita selama naik kudanya) untuk mengambil foto kita bertiga…..Satu…Dua….Tiga……Klick……….

Setelah turun dari kuda kita melihat candi dari dekat….ini gambar yang kita abadikan…..


Sambil melihat-lihat candi kita istirahat sambil menikmati makanan kecil yang kita persiapkan dari penginapan. Sebetulnya banyak sekali penjaja-penjaja makanan yanga ada di sekitar lokasi wisata Candi Gedung Songo ini. Mulai dari makanan ringan.sampai makanan berat. Indah Benar Pemandangan alama CiptaanNya….Masyaallah…fahri anak kita sangat senang sekali ternyata…hal ini dapat terlihat dari tingkah laku fahri yang putar-putar sekitar candi sambil ngoceh, dan menggerak-gerakkan badannya …alhamdulillah ya Allah…Engkau beri kenikmatan dunia dengan kesehatan yang ada pada kami, sehingga dapat menikmati keindahan ciptaanMU…serta kelebihan rizki yang Engkau berikan pada keluarga kami sehingga kami sampai Di tempat yang indah ini, ingatkanlah keluarga kami tetap selalu taat kepada MU..dan selalu mensyukuri apa yang engkau berikan……..amin…amin ……ya Robbillalamin…Pukul 10.30 wib kita pulang menunju penginapan…

Alhamdulillah Pukul 11.12 wib kami sampai di penginapan…setelah sebelumnya kami sempatkan untuk membeli oleh-oleh buah Kelengkeng. Oh ya di Bandungan ini terkenal akan pasar sayur-sayuran dan buah-buahan. Menurut orang-orang harga sayur-sayuran dan buah-buahan (termasuk Kelengkeng) ini murah. Saya pikir kalau benar- murah tentunya normal …Karena berdasarkan logika kan daerah bandungan ini daerah pertanian. Jadi memang pusatnya sayur dan buah.

Singkat cerita setelah kita istirahat sekitar 1 jam kita akhirnya pulang. Saya pikir kalau kita pulang agak siang maka sampai Jepara nanti tidak terlalu malam. Soalnya besuknya kita sudah menghadapi aktivitas rutin…Kerja. Jadi biar kita dapat istirahat yang cukup.

Dalam Perjalanan Pulang ini alhamdulliah lancar-lancar saja..jadi seperti yang saya perkirakan akhirnya kita sampai rumah sekitar Pukul 16.30 wib.Nah begitulah teman-teman sekalian sedikit cerita perjalanan keluarga kita......Cerita ini selain untuk histories keluarga kita juga untuk sedikit memberikan wacana buat teman-teman sekalian bila ingin berrekreasi…..


Jepara 10 April 2010.